Minggu, 31 Juli 2011

Firasat Orangtua itu suka bener,kecelakaan !!!

Kisah berikut ini datang dari seorang anak bujangan yang baru lulus SMK kita sebut saja Ari (19)
Berawal dari malam minggu 30 juli 2011
kemarin Ari yang kebetulan sudah bekerja sebagai kokky di salah hotel di daerah tebet jakarta, malam itu pulang kerumah orang tuanya yang ada di daerah tajur, bogor singkat cerita Ari tiba di rumahnya jam delapan malam

Nah dari sinilah cerita dimulai
Sepulang kerja dari jakarta mestinya dia istirahat tapi temen temen sekolahnya mengajak kumpul bareng untuk sekedar malam mingguan di daerah cikaret

Ari merasa kangen dengan teman temannya tapi dia merasa sedikit capek, jiwa muda masih melekat kental di dirinya hingga akhirnya Ari berangkat juga ke cikaret untuk berkumpul disana

ketika hendak berangkat ternyata kedua orang tuanya tidak menginjinkan karena di khawatirkan dia capek dan kasian kan Ari baru pulang kerja. singkatnya Orangtua Ari sangat menyayangi dia dengan sepenuh hati

Ari berangkat juga akhirnya, dia tak menghiraukan sedikitpun kekhawatiran mereka, 'udahlah mah, ari pelan pelan koq, mamah jangan khawatir ya' aku udah lama gak kumpul gak enak sama temen temen mah!'' ucap ari dengan nada sedikit tinggi

Ahkirnya tibalah ia di cikaret. namanya juga anak muda pasti malam minggu nya di habiskan untuk seru seruan bersama. Disana ari saling bercerita dan melepas kangen bersama temen temennya yang baru kemaren lulus, beruntung dia sekarang sudah bekerja tak lama setelah dia lulus. tapi ketika sedang asyik ngobrol bareng tiba tiba hape bunyi setelah dilihat ternyata dari orangtuanya dirumah. Mereka khawatir sehingga memberanikan diri untuk telpon

berulang kali hapenya berdering Ari tak menghiraukannya, karena dia pikir orang tuanya akan menyuruhnya segera pulang dan bla bla bla...hingga akhirnya dimatikan lah hapenya Ari tak mau diganggu.
Dia tak tahu orangtuanya cemas menunggu, dan ada rasa khawatir yang lumayan besar dan hanya bisa pasrah saja berdoa karena Ari tak bisa dihubungi dan tak ada kabar.
Jam tangan menunjukan pukul 00:00 WIB Ari menyalakan hapenya dan dia langsung telpon buat ngabarin kerumah kalo dia mau nginep aja dirumah temen nya itu
Malam itu ternyata Ari begadang sampai pagi dan berencana pulang pagi saja sekitar jam sembilanan karena dia harus berangkat kerja jam satu siang nanti, profesinya sebagai kokky tak membuatnya harus bekerja di hari libur

ngantuk banget rasanya, badan lemes dan mata perih karena kurang tidur Ari sempat ngeluh juga, ''uuh capek!''
Udah jam delapan pagi dia siap siap buat pulang kerumahnya dan ahkirnya sekitar jam delapan lewat limabelas menit Ari_pun pamitan pulang dari rumah temen nya yang di cikaret itu

Selama perjalanan pulang, Ari merasa ngantuk banget tapi dia tetap paksakan untuk pulang cepat karena untuk siap siap berangkat kerja siang nanti dan dia berharap bisa tidur dulu sebentar dirumah nya

motorpun dipacunya dengan kecepatan sedang dan sampailah ari di jalan perumahan BNR nah disitulah dia merasa sedikit ngantuk dan sempat sambil dimotor ia curi curi waktu buat memejamkan mata barang semenit saja, tak disangka dari situlah Ari mengalami kecelakaan helmnya terpental jauh, kepalanya dan wajahnya terbentur tembok dan pingsan

Beruntung ada patroli security BNR yang sedang melintas, tak lama Ari dilarikan ke klinik 24jam terdekat dan kini Ari harus menerima sepuluh jahitan disekitar wajahnya

Hingga saat orangtunya di beri kabar oleh satpam BNR, Ari masih menjalani jahitan

setengah jam kemudian Orangtua Ari datang dengan wajah panik
'ibu orangtua dari sodara Ari? Ucap satpam mantap!
Iya pak, gimana keadaan anak saya?
Anak ibu tadi jatuh dan sekarang sedang menjalani jahitan disekitar wajahnya. Ibu yang sabar ya! Musibah itu tak bisa ditebak
Orangtua Ari terduduk lemas di kursi tunggu rumahsakit, sepuluh menit kemudian baru di ijinkan untuk melihat keadaan anaknya langsung

'aduh Ari mamahkan udah bilang dan bla bla bla, ibunya marah marah!
dan Ari hanya bisa terdiam kesakitan hingga akhirnya mereka pulang dan berterimaksih kepada Satpan BNR yang telah menolongnya

Nah dari cerita diatas banyak sekali hikmah yang terkandung didalamnya
Mulai dari kita harus patuh terhadap orangtua,jangan berkendara saat ngantuk, gunakan waktu istirahat dengan baik, utamakan orangtua, firasat orang tua itu 'tajam' dan masih banyak lagi hikmah yang terkandung di cerita ini
Dan pastinya selalu ingat pesan rhoma irama dilarang begadang kalau tak ada perlunya, begadang boleh saja aaaa kalo ada duitnya...lho?
Silahkan kalian ungkapkan disini :)

3 komentar:

  1. Iya.. Harusnya ari dengerin kata orang tuanya... ...

    BalasHapus
  2. Bukan hanya Firasat, tapi doa seorang ibu sangat2 manjur....
    Jadi, kita sebagai anak harusnya mendengarkan nasihat orang tua.

    Apalagi sekarang bulan Ramadhan....doa kita gampang terkabul, apalagi doa orang tua. intinya harus bisa menerima dan ikhlas menjalani apa nasihat orang tua...

    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa....
    Kang Sofyan....

    BalasHapus
  3. @euis: iya. Sayamah kesel da sama si ari teh ...coba ajah dia nurut :)

    @ar rian: amin semoga segala doa dikabul di bulan ini, iya kang rian ternyata firasat orangtua terbukti benar

    selamat berpuasa semuanya, makasih ya :p

    BalasHapus