Selasa, 27 September 2011

sabar ya...

Tetap sabar ya kawan!

Alhamdulillah kita saya masih di beri kesehatan untuk menjalani hidup ini, sering kita lalai oleh nikmat yang satu ini. Kita akan menyadari betapa kesehatan itu sangat penting kala melihat atau bertemu dengan orang yang sedang terkulai sakit

Saya kepikiran banget sama adik teman kerja saya, Asep iskandar. Jadi begini ceritanya
Asep punya adik yang pernah kecelakaan kereta Api, namanya Anwar dia masih muda umurnya baru sekitar 19 tahun tapi sekarang dia harus di amputasi tangan kanan nya akibat kecelakaan yang dialaminya
Anwar tabahkan hatimu kawan, tetap semangat tatap masa depan, saya mungkin tak bisa memberikan apa apa, hanya doa yang selalu kami panjatkan untuk kesembuhan dirimu

Sungguh, malam itu Asep terlihat sedih sekali, bagaimana tidak adik bungsu satu satunya harus diamputasi. kasihan tapi itu memang harus dilakukan demi kesembuhan Adiknya itu

Awalnya anwar setelah Lulus dari SMK dia melamar kerja ke sebuah supermarket di daerah bogor, sudah menjadi suatu keharusan, kalau kita mau memasukan CV kesana, maka CV-nya harus dikirim ke pusat dulu, di jakarta.

singkat cerita anwar berhasil bekerja di Indomart, jakarta. tapi dia ditempatkan di daerah jakarta, bukan di bogor
Karena jarak dari rumah lumayan jauh dia pulang pergi kerja memilih untuk menggunakan kereta api sebagai transportasi utama.

Siang itu anwar merasa ragu kala mau naik kereta api, perasaan nya entah kenapa, dia tak biasanya begini sebelumnya. penumpang yang penuh sesak dikereta sempat menambah keraguannya untuk memilih pulang kerumah menggunakan 'si ular besi 'ini

Astagfirullah hal adzim, bakalan ada apa ya? Rintih anwar dalam hati. Ah bismillah saja ah, ucap anwar memantapkan niatnya untuk pulang

Akhirnya anwar naik juga ke kereta yang penuh sesak itu, tak menunggu lama kereta-pun melaju dengan kencang nya anwar hanya berdiri, dia tak kebagian tempat duduk berdesakan dengan orang orang yang sama sekali tak dikenalnya.

Dari stasiun ke stasiun kereta melaju dengan cepatnya, dia belum kebagian tempat duduk juga. Malahan semakin sesak dan kini anwar berdiri di sekitar sambungan gerbong sambil berpegangan pada besi besi kereta yang berkarat.(saya tak tahu kejadian sebenarnya bagaimana)

Entah ada ada tiba tiba terjadi goncangan kereta yang lumayan membuat kaget para penumpang, anwar pun panik dia takut jatuh, sambil berdesakan dia usap peluh di wajahnya.

Setalah beberapa menit, sesuatu terjadi, Anwar terjatuh dia mengenai besi panas yang ada di sekitar sambungan gerbong itu,serentak awak kereta api semua teriak. Ada yang kecelakaan ! dia tak sadarkan diri.

Oh sungguh saya tak ingin menceritakannya lebih lengkap, saya tak kuat teman teman, kita singkat saja ya

Akhirnya setelah peristiwa nahas itu terjadi anwar dibawa kerumah sakit di daerah bekasi, karena waktu itu belum sampai di stasiun bogor, itu adalah satu satunya rumah sakit terdekat dari stasiun kereta api

Segera orang orang yang ada di sekitar anwar membantu dengan sigap, anwar menderita kecelakaan parah, tak lama setelah keluarganya dikabari, mereka akhrinya kumpul dan bisa dibayangkan betapa panik dan sedihnya keluarga anwar, termasuk Asep.

Dengan penuh kesedihan asep bingung harus bagaimana, dia tak menyangka sama sekali, memang musibah tidak bisa diprediksi sabarlah kawan !

Anwar koma ! Dia akhirnya di rujuk ke RSCM jakarta. Kurang lebih dua minggu dia menginap disana, setiap malam keluarganya membacakan surah yasiin berharap kesembuhan untuknya

'badan anwar meleupuh, tangan kanan nya terkena besi panas dan sekitar perut nya terbakar, sampai saat ini dia belum siuman' ucap dokter
Bagai petir di siang hari kabar itu membuat keluarga asep makin bersimbah air mata.

sebelum kita teruskan ceritanya saya sebelumnya sudah mendapat izin dari Asep iskandar lho untuk memposting cerita ini, pastinya tak ada maksud apa apa selain kita harus lebih hati hati dan bisa diambi hikmahnya atas semua ini

oke kita lajutkan

setelah hampir dua minggu keluarga menunggu dengan harap harap cemas, akhirnya dia siuman dan anwar tak ingat sama sekali apa yang telah terjadi

'ini dimana?' ucap dia dengan lemas. kamu sekarang ada si rumah sakit nak. jawab ibunya dengan penuh tangis
walaupun asep berusaha tetap kuat tapi dia tak taha akhirnya pecahlah tangis keluarga itu

yang sabar ya way... sambil berlinang airmata asep berkata padanya
anwar masih shock belum bisa menerima apa yang telah terjadi, dia tak ingat apa apa

waktu sungguh cepat berlalu tak terasa sudah hampir tiga minggu anwar di rawat di RSCM, begitu besar biaya yang telah di keluarkan keluarga, bisa di bayangkan berapa besarnya 'ongkos yang harus di bayar kalau kita pergi kerumah sakit besar seperti RSCM.
karena kejauhan dan masalah biaya akhrinya keluarga meminta keringanna dengan cara di pindahkan ke bogor saja.

kini anwar di rawat di rumah sakit Marzuki mahdi, bogor dia harus tetap dirawat disana sampai sembuh. bergantian keluarga membesuk dan menemaninya disana

bersambung...

2 komentar:

  1. Assalamualaikum...
    Semoga diberikan ketabahan...
    bertawakal pada Allah..

    Kang Oya,,saya lebih suka tampilan blog yang awal...kok diganti lagi? #hanya pendapat saya

    BalasHapus
  2. iya saya juga lebih suka yg itu :D (lebih ringan)
    Cuman sekarang lagi inget warna coklat saja, jadi u/ sementara pake yg ini dulu :D
    #nanti pasti di ganti lagi :p

    BalasHapus