Selasa, 20 September 2011

Mungkin belum berjodoh, baiklah !!!

bismilahirohmanirohim
Assalamualaikum
Adakalanya kita butuh seseorang untuk bisa menenangkan hati kita, disaat semuanya tiada maka kembalilah saya pada keluarga, disana masih ada ibu, bapak dan adik, ternyata mereka sungguh menyayangi saya
Banyak cerita tercipta kala kumpul bersama membuat kita semakin akrab, pasti ada rasa tersendiri yang membuat kita tenang dan bahagia

Nah seperti cerita saya kali ini yang ditinggal kawin sama orang yang dulu pernah dekat, dia masih mencintai saya (begitulah pengakuan nya) tapi dia menikah dengan lelaki lain yang datang melamarnya.

Sebelumnya saya ucapkan 'selamat menempuh hidup baru, semoga langgeng dan bisa menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah dan barokah, amin' saya berusaha sadar dengan apa yang saya ucapkan waktu itu.

Well dia mungkin bukan jodoh saya, saya berusaha meyakini bahwa akan menemukan pengganti yang lebih baik, dan memang saat itu saya belum mau serius sama dia, karena waktu itu dia sedang kuliah tapi apa yang terjadi setelah tahun ini lulus kuliah sebulan berikutnya dia bekerja dan langsung mengabari saya bahwa dia sudah dilamar orang

Bisa dibayangkan perasaan saya waktu itu, meskipun cinta saya padanya tak seberani orang yang melamarnya tapi tetap saja ada rasa nelangsa yang luar biasa atas itu semua

Tapi kadang saya bingung sendiri kenapa qo cenderung saya biasa saja? Apakah saya ini tak normal? Kenapa qo cerita di film film se-begitu dramatisnya ketika mereka ditinggal kawin oleh pasangan nya, sampai akhirnya saya sadar sendiri bahwa ini bukan dunia film, ini nyata dan saya merasakan nya

Memang sejenak kita akan merasa down tapi itu hanya sementara, untung waktu itu saya menyibukan diri dengan berinternet-ria kesana kemari untuk mengalihkan rasa

Sampai pada akhirnya dia meminta saya datang di pernikahan nya.
Apakah saya datang? Ya saya datang di pernikahan nya! Dan ini adalah pengalaman pertama saya dalam hal kondangan ke mantan.
Saya datang karena sadar dan mencoba untuk tak mendramatisir keadaan, terima kasih kepada teman teman saya yang telah memberikan dukungan dan semangat sehingga saya bisa datang ke pesta pernikahan mantan pacar
Buat aisyah, amunk dan dede sumantri, terima kasih banyak ya, jasamu tiada tara #lebay ...

saya rasa waktu itu, saya membuat sejarah untuk kehidupan saya sendiri dan percayalah waktu itu deg degan banget, keluarga-nya dia berlebihan banget sama saya, seolah tak akan pernah bertemu lagi untung pengantin lelakinya tak tahu kalau pasangannya adalah mantan pacar saya dulu.

#ah setidaknya saya sekarang bisa lega dan yang terbaik yang harus dilakukan saat ini adalah saling mendoakan yang terbaik

Karena yang baik menurutmu belum tentu baik menurut Alloh SWT, tapi yang baik menurut Alloh sudah pasti baik untuk hambaNya
Kita hanya bisa berencana, tapi Allah yang tentukan semuanya

Semoga ada hikmahnya dan mohon doa nya semoga saya dapat ganti yang lebih baik =D

6 komentar:

  1. Kang Oyan yang sabar nya. Mugi tiasa kenging anu leuwih hade menurut Allah. InsyaAllah upami niat pasti aya jalan....

    Susah juga bicara bahasa sunda, padahal itu bahasa asli saya. :)

    BalasHapus
  2. hatur nuhun pisan kang, insyaAlloh sabar bos.. He
    memang sih bicara bahasa sunda dijaman sekarang rada susah ya, kemaren juga saya kedatangan tamu yang dari cianjur, bahasanya halus pisan, beda dengan bahasa sunda bogor.. Saya salut jadinya anak2 kecil disana bahasa sundanya halus pisan...

    BalasHapus
  3. sabar ya mas ^_^
    nanti InsyaAlloh dapet yang lebih baik..

    BalasHapus
  4. oke makasih banyak mbak ennlaw :)

    BalasHapus
  5. semangka ya mas..,semangat maksudx..,hehe..

    walaupun jodoh tuh ditangan Allah tp usaha pun jgn kendor ya... :)

    BalasHapus
  6. semangka :) thanks for spririt freinds

    BalasHapus