Kamis, 28 April 2011

Saur sepuh tanah sunda II

Kita sambung lagi yuk cerita nya

Kian santang ssemakin curiga dengan sang kakek ia sedikit merasa ada rasa takut untuk melawan sayyidina ali

'hah qo kakek ini hebat juga ya, gimana ntar gue nglawan sayyidina ali, wah mampus deh gue, ucap kian santang dalam hati

dengan wajah yang masih terheran heran mereka melanjutkan perjalanan ke rumah sayyidina ali. Kian santang bejalan dengah gagahnya

Ketika hampir sampai ke rumah sayyidina ali ada sekelompok orang yang sedang berkumpul ditepi jalan dan mengucapkan salam kepada mereka

'assalamualaikum sayyidina ali, baru pulang ?

'walikum salam , iya nih baru pulang ..jawab sang kakek dengan di iringi senyuman dan sangat berwibawa

sejenak kian santang merasa keran lagi
''hah qo mereka menyebut kakek ini dengan sebutan itu, apa jangan jangan?.. Ah gak mungkin dia sayyidina ali bin abi tholib sedangkan saya tadi udah bicara yang macam macam tentang dia..gak mungkin..'' ujarnya dalam hati. Kian santang semakin heran. sebelum merka sampai ke rumah syyidna ali, sang kakek mengajak kian santang untuk singgah dulu di sebuah mesjid yang sedang di bangun. Kebetulan saat itu sedang ada peletakan salah satu tiang mesjid dan sang kakek menawarkan kepada kian santang

''kisanak kamu bisa tidak menegakakn tiang itu?''
Gampang sini biar saya yang tegakan tiangnya'' balas kian santang dengan tegas

Tak lama kemudian tiang yang begitu besarny mencoba untuk kian santang tegakkan tapi dia merasa qo berat banget yaa.. Dia kembali mengerahkan seluruh kemapuan nya tapi tiangnya tak pernah bisa terangkat tapi dia tetap berusaha karena tadi merasa sudah malu dan kian santang berucap dalam hati ''masa sih gue gak bisa'' aku harus bisaaa tapi apa mau dikata tiang itu masih saja tak kuat untuk diangkatnya

Maka tak lama kemudian sang kekek datang lagi ''kenapa kisanak qo masih gak bisa??''
Iya nih kek susaaah banget, gimana nanti kalau melawan sayyidina ali yaa??''

Sang kakek hanya tersenyum mendengar penuturan kian santang.

''Waah bisa gawat nih gue belum apa apa udah ngedrop gini, gimana ntar melawan sayyidaina ali yaa''
Kata kata itu terus saja terlintas dalam hatinya.

Tak lam kemudian sang kakek menegakan tiang itu dengan terlebih dahulu mengucapkan ''bismiahirohmanirohim'' lagi lagi kian santang mendengar dan semakin bingung dengan kalimat itu

kakek sebenarnya itu alimat apa qo dahsyat banget ya?.. Ini lapazd basmalah kian santang semakin penasran ''sebenarnya dewa apa yang kakek sembah? Mantra apa yang kakek baca? Dan apasih agama kakek qo hebat banget? Kian santang yang beragama hindu saat itu bingung dia mencoba meminta pertolongan pada dewa dewa yang selama ini di sembahnya. Tapi apa daya dewa dewa itu tak ada satupun yang bisa menjawabnya.
Kembali kakek itu tersenyum manis dan kekek itu malah balik bertanya kepada kian santang
sebenarnya apa tujuan kamu mencari sayyidina ali bin abi thalib kisanak?

Saya ingin menantang dia untuk berkelahi maka kakek itu menjawab sayalah yang kau cari kisanak.
Kian santang terkejut setengah mati mendengar pengakuan sang kakek dan terjawab sudah apa yang tadi ia pikirkan dialah sayyidina ali yang dia cari.

tak lama kemudian sang kakek menjawab semua pertanyaan tadi
aku menyembah tuhan yang menciptakan manusia dan seluruh isi jagat raya ini, agama ku adalah islam

Seketika kian santang bersimpuh di hadpan sayyidina ali dengan bercucuran airmata dia minta maaf dan sangat berkeinginan untuk bisa masuk kedalam islam

Subhanalloh.
Sang kakek menyakinkan ''apakah kamu benar benar ingin masuk islam ?? Iya baginda saya yakin.. bisaa tapi ada syarat nya ! Ujar syyidina ali ''kamu harus di sunat! Baiklah saya bersedia meninggalkan agama saya dan masuk islam dan dari sanalah awalnya tradisi sunat ada sampai saat ini

Ini bertujuan untuk menghilangkan sisa najis yang ada di kemaluan laki laki dan sunat/ khittan hukum nya wajib bagi muslim laki laki.

Setelah itu kian santang di bimbing untuk bersayahadat tain

''asyhadu allailaha illalloh, wa asyhadu anna muhammadarrosululloh.''

Kian santang pun kini sudah resmi menjadi muslim sejati

Alhamduliah
Teman teman sebenarnya masih panjang ceritanya tapi cukup samapai disini ya
Soal nya ini udah malem ngantuk mau tidur hehe

Semoga ada manfaat nya ya wabilahitaufik walhidayah
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.. Salammm :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar