Aku merasa pintu itu di banting keras untuk kehadiranku dan di kunci berlapis lapis dan hanya keajaiban yang hanya bisa membuka nya .tapi aku hanya manusia biasa yang tidak punya magic atau keajaiban untuk membuka nya aku hanya hamba yang lemah, pasrah dan hanya bersenjatakan doa dari orang sepertiku yang masih banyak dosa Kunci itu semakin kuat rasa optimisku berubah jadi pesimis dan tinggalah aku dengan kepasrahanku karena pemilik rumahpun masih diam Hanya sebuah ketulusn yang ku tinggalkan disana, ketulusan yang tidak pernah berarti Saat ini aku masih berda diantara sajadah dan doa malam tentang kamu karena aku masih berda di depan pintu itu. Aku tidak mengetuk, tapi aku juga tidak membukanya seperti yang pernah aku lakukan sampai tanganku berdarah, bahkan hatiku pun berdarah, jika terlihat. Aku pernah berusaha membuka nya dengan tanganku samapai airmata ku kering tapi kali ini tidak aku hanya diam dalam keheningan malam dan membiarkan semua orang mengejek ku karena terlalu l...
HIDUP ADALAH HARAPAN SHARING IS CARING