Sabtu, 19 November 2011

Percuma

Ani menangis tak henti hentinya. Setelah kejadian malam itu dia kini tak ingin bertemu dengan siapapun, makanpun malas dan matanya terlihat sembab. Bukan tanpa alasan dia meratapai semua dengan tangisan,semuanya karena cinta!
Ya, cinta memang bisa bikin orang yang biasa biasa saja menjadi luar biasa dan yang luar biasa bisa menjadi sangat biasa dan tak berdaya

“Apapun yang akan kini kau lakukan itu akan terasa percuma karena aku sudah tak percaya lagi denganmu” ucap ani denga penuh emosi dan air mata
“aku bisa jelaskan semuanya sayang!” balas budi dengan penuh harap
“cukup, semuanya sudah jelas!” ani menagis
Kita putus !

Hening…


Kini dia mengungkapkan segala isi hatinya disini

Setelah kejadian saat itu kini aku sadar bahwa selama ini kita ini tak seperti yang aku bayangkan
kini terserah apa maumu tak perduli aku dengan mu
aku tak ingin denganmu lagi
aku tak percaya lagi adanya cinta yang suci
semuanya palsu dan kini aku benar- benar tak peduli,
cintaku tak peduli
Ibarat bunga yang mati maka percuma kau siram dan pupuk semua akan terasa sia sia dan percuma karena bunga itu telah mati dan tak mungkin hidup lagi,
begitulah hatiku saat ini
Aku patah hati
Mungkin benar apa yang sering dikatakan orang lain
dimana adanya pertemuan maka disana pasti akan ada perpishan,
kurasa ini lah waktunya kita berpisah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar